Tugas Kelompok VII
MATERI DAN PERUBAHAN MATERI
D
I
S
U
S
U
N
OLEH:
ADELINA YURISTIA
DWI RAMADHANI
ELVIRA SARI
Jurusan
PGMI 1/semester IV
FAKULTAS
TARBIYAH

INSTITUT
AGAMA ISLAM NEGERI
SUMATERA
UTARA
MEDAN
TA. 2013-2014
KATA PENGANTAR
Puji syukur atas kehadirat Allah Yang Maha Esa karena limpahan
rahmat-Nya, kami diberi kesehatan wal’afiat, sehingga kami dapat menyelesaikan
makalah yang menjadi tugas mata kuliah IPA
Makalah yang berjudul Materi dan Perubahan Materi ini
merupakan aplikasi dari kami, selain untuk memenuhi tugas mata kuliah tersebut
juga untuk memberikan pengetahuan tentang hal mengenai Materi dan Perubahan Materi.
kami berharap, Makalah ini dapat
bermanfaat dan memberi gambaran atau menjadi referensi dalam mengenal dan mempelajari
Materi dan Perubahan Materi. Dalam
makalah ini kami menyadari masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu segala saran
dan kritik guna perbaikan dan kesempurnaan sangat kami nantikan. Semoga makalah
ini dapat bermanfaat.
Medan,
Mei 2013
Penulis
MATERI DAN PERUBAHANNYA
1.
Pengertian Materi
Materi
adalah segala sesuatu yang mempunyai massa dan menempati ruangan.
Contohnya: besi, kayu, bangku, dan lain-lain. Dalam
kehidupan sehari-hari materi juga di kenal dengan nama “Zat dan Bahan”.
·
Zat : Sebutan untuk sejumlah materi yang
sifatnya spesifik (khusus). Contohnya : gula, garam, air dan lain-lain.
·
Bahan : Sebutan untuk sejumlah materi yang kurang
spesifik sifatnya. Contohnya : kayu, besi, tekstil, dan lain-lain. Setiap
materi mempunyai sifat yang spesifik.
Sifat ini dapat digolongkan ke dalam “Sifat Fisika
dan Sifat Kimia”.
2.
Sifat Umum Materi
Ø Sifat Fisika
Sifat
fisika adalah sifat yang berkaitan dengan penampilan atau keadaan fisis
materi, yaitu wujud, titik leleh, titik didih, indeks bias, daya hantar, warna,
rasa, dan bau.
Sifat
materi yang ada hubungannya dengan sifat fisika, antara lain :
1. Titik
leleh dan titik didih
2. Berat
jenis
3. Indeksi
bias
4. Perubahan
wujud
5. Bentuk
Kristal
6. Daya
hantar panas
7. Daya
hantar listrik
8. Koefisien
muai panjang
9. Hambatan
jenis
10. Kalor
jenis dan lain-lain.
Ø Sifat Kimia
Sifat
kimia adalah sifat yang berkaitan dengan perubahan kimia yang dapat dialami
oleh suatu materi, misal dapat terbakar, berkarat, mudah bereaksi, beracun, dan
bersifat asam Sifat materi dapat pula digolongkan ke dalam sifat ekstensif dan
sifat intensif. Sifat ekstensif adalah sifat yang bergantung pada jumlah
(massa, volume, entalpi), dan sifat intensif adalah sifat yang tidak bergantung
pada jumlah (warna, rasa, bau, massa jenis, wujud). Sifat fisis dapat berupa
sifat ekstensif atau sifat intensif, tetapi sifat kimia semuanya tergolong
sifat intensif.
Sifat
materi yang mempunyai kecenderungan untuk mengadakan reaksi kimia, di antaranya:
1. Keterbakaran
2. Daya
ionisasi
3. Kereaktifan
4. Kelarutan
5. Bisa/
tidak bisa membusuk
6. Beracun
dan lain-lain.
Ditinjau dari ukuran dan jumlahnya, maka zat dan
bahan atau materi mempunyai dua jenis yang berbeda yaitu:
a. Sifat
ektensif, yaitu sifat yang bergantung pada jumlah unsure zat
b. Sifat
itensif, yaitu sifat yang tidak tergantung pada ukuran jumlah zat.
Dan dari sekian
banyak materi tersebut yang
dipergunakan untuk membedakan materi yang satu dengan yang lainnya adalah massa jenis. Massa jenis
tergantung juga pada suhu dan wujud materi.
3. Pembagian Materi
1..Zat padat
Mempunyai ciri-ciri:
§ Bentuk dan volumnya selalu padat
§ Menemapati ruang
§ Memiliki berat
Contoh:

2. zat cair
Mempunyai bentuk selalu
berubah mengikuti tempatnya dan volumenya.
Contoh :

3. Zat gas
Mempunyai bentuk yang berubah-ubah sesuai dengan
tempatnya, dapat dimampatkan, dan mempunyai massa.
Contoh:

PERUBAHAN MATERI
1.
Perubahan Kimia
Perubahan kimia adalah perubahan zat yang menghasilkan zat
baru. Pada perubahan kimia hakekat zat mula-mula berbeda dengan hakekat zat
baru yang dihasilkan. Semua reaksi kimia merupakan perubahan kimia. Pada
perubahan kimia. Ciri perubahan kimia (reaksi kimia) yaitu adanya gelembung
gas, terbentuknya endapan, terjadi perubahan warna, dan terjadi perubahan suhu.
Perubahan
materi yang bersifat kekal dan pada perubahan tersebut tidak terbentuk zat baru
yang sifatnya berbeda dengan zat aslinya. Contohnya: besi berkarat, kayu di
bakar. Perubahan kimia yang juga kekal dengan reaksi kimia,pada reaksi kimia berlaku
Hukum Kekekalan Massa (Lavoisier). Hukum kekekalan massa yaitu massa zat
sebelum dan sesudah reaksi sama.
Contoh
perubahan kimia :
- kertas terbakar
- pita magnesium terbakar
- reaksi antara logam Na dengan
air
- nasi menjadi basi
- pembuatan tape
- lilin terbakar
- reaksi hidrolisis
- logam berkarat
2. Perubahan fisika
Perubahan
fisika adalah perubahan zat yang tidak menghasilkan zat baru, hanya menyangkut
perubahan keadaan (bentuk dan wujud).
Contoh
perubahan fisika:
- air menguap
- es mencair
- lilin meleleh
- bongkahan belerang menjadi
serbuk belerang
- lampu pijar menyala
- campuran air dengan pasir
- proses destilasi
- kawat nikrom dibakar hingga
berpijar
3. Perubahan sifat benda
a. Perubahan benda karena adanya pemanasan.
1.
Mencair
: padat→ pemanasan→ cair
Batang coklat merupakan contoh benda padat vyang
dapat berubah menjadi cair karena adanya
pemanasan. Es di kutub bumi mencair karena adanya pemanasan global. Es yang
dibiarkan diruang terbuka akan mencair. Es yang berbentuk balok akan menjadi
air.
2.
Penguapan:
cair→pemanasan→uap cair
Menguap merupakan perubahan benda dari
wujud cair ke wujud gas. Sebagai contoh adalah air laut yang terkena panas
matahari akan menguap.
b. Perubahan benda karena adanya pendinginan.
1.
Membeku:
Cair → pendinginan → padat
Benda dapat mengalami perubahan wujud karena adanya
pendinginan. Sebagai contoh adalah air yang dimasukkan kedalam frezer akan
membeku menjadi es. Air merupakan wujud benda cair sedangkan es merupakan wujud
benda padat.
2.
Mengembun
: Uap air ( gas) → pendinginan → embun/hujan ( cair)
Uap air yang terbawa angin samapai di daerah yang
lebih dingin( pegunungan ) akan berubah menjadi tetesan-tetesan air yang sering
kita namakan embun/ hujan. Membuat hujan buatan.
a. Masaklah air hingga mendidih dan keluar
uap airnya
b. Sediakan panci dan es batru
c. Arahkan uap air ( gas) pada panci yang
berisi yang berisi es ( pengembunan)
d. Lama-kelamaan uap air akan menetes
3.
Menyublim
: padat → gas= menyublim
Menyublim adalah perubahan benda dari wujud padat ke
wujud gas. Kamper merupakan contoh perubahan wujud padat menjadi gas. Kamper yang dibiarkan diruang terbuka
lama-kelamaan akan habis, namun ruangan menjadi harun/ berbau. Bau yang muncul
menandakan adanya suatu gas.
4.
Deposisi
: Gas → padat = deposisi
Deposisi adalah perubahan benda dari wujud gas ke
cwujud padat. Sebagai contoh adalah karbon dioksida ( benda gas) di mampatkan
es kering ( benda padat). Es kering di buat oleh pabrik dan sering digunakan
untuk memberikan efek asap pada pertunjukkan panggung.
c. Mengkristal
Pembuatan
garam merupakan contoh perubahan wujud mengkristal. Proses pembuatan garam adalah : air laut pemanasan air laut menguap
tinggalah mineral di dasar bak dan sedikit pemrosesan akan terbentuknya
Kristal-jristal garam.
d.Perkaratan/korosi
Pekaratan
dapat menyebabkan perubahan sifat benda. Perubahan itu dapat berupa warna, bau, kekerasan dan kelunturan.
Besi yang berkarat akan mempunyai sifat yang rapuh, warnanyapun berubah
kecoklat-coklatan. Usaha menghambat terjadinya korosi melapisi besi dengan cat,
di pernikel,membuat logam campuran
e.
Pembusukan
Pembusukan
merupakan perubahan sifat benda karena adanya aktifitas makhluk hidup
(bakteri/mikroba dan jamur) didalam suatu benda. Makhluk hidup tersebut bias
dari tumbuhan maupun hewan. Jamur merupakan tumbuhan yang dapat mengakibatkan
suatu benda (makanan) mengalami pembusukan. Bakteri/mikroba merupakan contoh
hewan yang dapat menyebabkan terjadinya pembusukan.
DAFTAR PUSTAKA
Gabriel, dr. J.F. Fisika Lingkungan. Jakarta: Hipokrates.
2001.
Imam, Poernomo. Fisika 1. Jakarta: Balai Pustaka. 1996.
Imam, Poernomo. Fisika 2. Jakarta : Balai Pustaka. 1997.

The Casino - Dr. McD
AntwoordVee uitThe 진주 출장안마 Casino. All reviews, ratings, location, contact details, Our goal is 의왕 출장마사지 to provide you with information that shows you what 정읍 출장샵 to expect from The Casino Rating: 2.3 · 용인 출장마사지 1 review 파주 출장안마