Sondag 16 Junie 2013

Kelompok 4 : Microsoft Excel


Microsoft Excel
Dalam Microsoft Excel terdapat 4 komponen utama yaitu

1.      Row heading

Row heading (kepala garis), adalah penunjuk lokasi baris pada lembar kerja yang aktif. Row heading juga berfungsi sebagai salah satu bagiab dari panunjuk sel. Jumlah baris yang disediakan oleh Microsoft Excel adalah 65.536 baris.

2.      Column heading

Column heading (kepala kolom), adalah penunjukan lokasi kolom pada lembar kerja aktif. Sama halnya dengan Row Heading juga berfungsi sebagai salah satu bagian dari penunjuk sel. Kolom di simbol dengan abjad A-Z dan gabungnya. Setelah kolom Z, kita akan menjumpai kolom AA, AB, sampai dengan AZ lalu kolom BA, BB sampai dengan BZ begitu seterus samapi kolom terakhir yaitu IV (berjumlah 256 kolom), sungguh suatu lembar kerja yang sangat besat, bukan, (65.536 baris dengan 256 kolom).

3.      Cell pointer

Cell pointer (penunjuk sel), adalah penunjuk sel yang aktif. Sel adalah perpotongan antara kolom dengan baris. Sel diberi nama menurut posisi kolom dan baris. Contoh sel A1 berarti perpotonngan antara kolom A dengan baris 1.

4.      Formula Bar

Formula bar, adalah tempat kita untuk mengetikkan rumus-rumus yang akan kita gunakan nantinya. Dalam microsoft Excel pengetikkan rumus harus di awali dengan tanda ‘=’. Misalnya kita ingin menjumlahkan nilai yang terdapat pada sel A1 dengan B1, maka pada formula bar dapt diketikkan =A1+B1.
Column heading
 
Function bar
 
sel
 
Row heading
 

MENGENAL FORMULA

Formula adalah fasilitas excel 2007 berupa persamaan yang dapat melakukan opersi perhitungan nilai pada data pada worksheet. Dalam hal penulisan, formula selalu diawali dengan tanda sama dengan (=), ini merupakan syarat penulisan sebuah formula.Formula dapat berisi operator, referensi, atau suatu fungsi tertentu.


1.      Menggunakan Rumus (Formula)
Rumus merupakan bagian terpenting dari program Microsoft Excel, karena setiap tabel dan dokumen yang kita ketik akan selalu berhubungan dengan rumus dan fungsi. Operator matematika yang akan sering digunakan dalam rumus adalah:
§  + (tanda plus), artinya penjumlahan, misalnya =7+8
§  - (tanda minus), artinya pengurangan, misalnya = 85-19
§  * (tanda bintang), artinya perkalian, misalnya = 10*5
§  / (tanda garis miring), artinya pembagian, misalnya =3/3
§  % (tanda persen), artinya persentase, misalnya 100%
§  ^(tanda sisipan), artinya, pemangkatan, misalnya =3^2

Pada aplikasi Excel 2010, Function Library bisa Anda temukan pada ribbon didalam tab Formulas. Isinya berupa seperangkat tombol-tombol perintah penggunaan fungsi yang terbagi kedalam beberapa kategori spesifik seperti misalnya fungsi yang berhubungan dengan akunting dan keuangan dimuat dalam kategori Financial, fungsi yang berhubungan dengan operasi matematika dimuat dalam kategori Math & Trig, dan demikian seterusnya


 






Untuk menggunakannya, klik pada sel dimana Anda ingin menuliskan hasil perhitungan kemudian klik salah satu tombol yang sesuai pada group Function Library tersebut.
1.      Menuliskan Formula Secara Manual
Selain dengan bantuan Function Library, Anda juga dapat menuliskan formula berikut argumen-argumen yang menyertainya secara manual. Cara ini mungkin terlihat lebih sulit tapi pada penerapannya kadang malah lebih mudah dengan cara manual ini dibandingkan dengan menggunakan Function Library. Mengingat banyaknya pengguna Excel yang lebih memilih penulisan formula secara manual maka pada beberapa versi Excel yang terakhir (2007 / 2010 / 2013), Microsoft pun memberikan fitur-fitur bantuan untuk mempermudah penulisan formula secara manual ini. Fitur-fitur bantuan ini diantaranya adalah:
  • Intellisense: Fitur ini merupakan sebuah fitur AutoComplete yang akan menjaga penulisan nama fungsi dari kesalahan ketik sekaligus mempercepat Anda dalam menuliskan nama fungsi yang akan digunakan. Sebagai contoh misalkan Anda hendak menggunakan fungsi SUM, maka didalam sel Anda tinggal mengetikan tanda “=” diikuti huruf “S”. Perhatikan bahwa Excel akan menampilkan daftar semua nama fungsi yang berawalan huruf S. Berikutnya dari daftar tersebut Anda tinggal klik-ganda pada nama fungsi SUM untuk memuatnya pada formula bar.
  • Keterangan Penulisan Argumen: Setelah Anda memilih nama fungsi, berikutnya Excel akan memberikan bantuan informasi tentang argumen-argumen untuk fungsi tersebut. Sebagai contoh pada gambar berikut ini, dapat dilihat argumen-argumen yang digunakan pada fungsi VLOOKUP, yaitu lookup value, table_array, dst.

A.   MENGGUNAKAN FUNGSI

Fungsi sebenarnya adalah rumus yang sudah disediakan oleh Microsoft Excel, yang akan membantu dalam proses perhitungan. Kita tinggal memanfaatkan sesuai dengan kebutuhan. Fungsi IF merupakan fungsi logika, yang artinya suatu nilai mempunyai syarat dan dapat bernilai benar jika syarat terpenuhi serta bernilai salah jika syarat tidak terpenuhi. Secara umum rumus fungsi IF dalam Microsoft Excel adalah sebagai berikut :
             IF(LoØgical_Test;Value_if_True;Value_if_false) atau
             IF(Syarat;Hasil_Jika_Syarat_Terpenuhi;Hasil_Jika_Syarat_Tidak_Terpenuhi)Ø
Dimana:
             logical_test merupakan syarat dari§ percabangan.
             value_if_true merupakan nilai jika§ syarat percabangan terpenuhi.
             value_if_false merupakan nilai jika§ syarat percabangan tidak terpenuhi.

1.      Beberapa fungsi yang sering digunakan
Fungsi Average (...)
Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai rata-rata dari sekumpulan data (range). Bentuk umum penulisannya adalah =AVERAGE (number1,number2,...) dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data yang akan dicari nilai rata-ratanya.
Ada pula operator referensi yang digunakan pada range atau penggabungan beberapa referensi.
ü  : (titik dua), untuk menunjukkan sebuah referensi pada semua cell yang terdapat di atara kedua referensi. Contoh E15:E30
ü  , (koma), untuk menggabungkan beberapa referensi menjadi satu referensi. Contoh (AVERAGE(A15,C5:C15))
Terdapat pula operator perbandingan yang digunakan untuk membandingkan antara dua nilai, berikut operator yang digunakan untuk perbandingan.
Proses perhitungan akan dilakukan sesuai dengan drajat urutan dari operator ini, dimulai dari pangkat (^), kali (*), atau bagi (/), tambah (+) atau kurang (-).
·         = (tanda sama dengan)
·         > (Tanda lebih dari)
·         < (tanda kurang dari)
·         >= (tanda lebih dari sama dengan)
·         <= (tanda kurang dari sama dengan)
·         <> (tanda tidak sama dengan)

Geen opmerkings nie:

Plaas 'n opmerking